Selasa, 24 Februari 2015

Meningkatkan Komunikasi Pada Anak

Seringkali kita harus mengerutkan dahi karena tidak mengerti apa yang diinginkan oleh anak ketika mereka berbicara pada kita. Memahami anak tidak semudah memberi pengertian pada mereka. Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk bisa memahami isi hati serta pikiran mereka. Yang harus dilakukan adalah membuka diri kita dan menampung semua aspirasi anak untuk kemudian diarahkan ke jalan yang positif.
Bagaimana cara meningkatkan komunikasi anak agar bisa lebih baik? Cara terbaik adalah dengan sering bercakap-cakap dengan mereka. Jangan malas bicara, mendongeng atau bahkan sekedar mendengarkan cerita mereka. Kebanyakan manusia itu ingin didengar dan kita sebagai orangtua seharusnya bisa menjadi pendengar yang baik bagi anak-anak kita.
Percakapan adalah sesuatu hal yang sangat penting karena bagaimanapun sulitnya atau sederhana suatu masalah, bisa diselesaikan dengan percakapan yang baik. Namun, tidak semua anak bisa melakukan hal itu dengan baik karena ada rasa takut atau ketidakyakinan dalam diri mereka. Terkadang anak memerlukan waktu lebih banyak untuk mengumpulkan semua pikiran mereka sebelum akhirnya berbicara pada orang lain.
Cara meningkatkan komunikasi anak di antaranya adalah dengan mengajukan pertanyaan pada mereka. Contoh pertanyaan yang bagus untuk diajukan pada anak adalah seperti, “Kakak, sedang menggambar apa?” atau “Adik, sedang bermain petak umpet ya?” Dengan cara seperti ini anak akan belajar membentuk kalimat. Jika jawaban anak salah, mereka bisa menjelaskan apa yang sedang mereka lakukan.
Jangan terburu-buru bila sedang bicara dengan anak. Kadang anak membutuhkan waktu yang lama untuk berpikir dan mencetuskan jawaban mereka. Beri waktu selama yang mereka butuhkan. Ajukan lagi pertanyaan untuk setiap jawaban yang mereka berikan. Dengan begitu dari satu pertanyaan ke pertanyaan lain akan membentuk sebuah percakapan panjang yang disukai anak.
Anak akan semakin dekat dengan kita dan mereka akan belajar berkomunikasi dengan lebih baik. Mereka bisa merangkai kata dan membentuknya menjadi kalimat yang baik. Jangan memberi cap salah begitu saja pada anak, biarkan mereka bereksplorasi dengan kata. Orangtua harus cerdas mencari cara meningkatkan komunikasi anak sehingga ketika mereka sudah harus berkomunikasi dengan dunia luar, mereka sudah siap melakukannya.

sumber : artikelkesehatananak.com

Perlukah Anak Konsumsi Vitamin Tambahan?

Setiap orang tua sangat mengharapkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas, akan tetapi banyak hal yang membuat orang tua khawatir dengan perkembangan anaknya seperti anak yang sulit makan sehingga anak terlihat kurus, saat anak sakit atau saat anak terlihat lesu. Disaat seperti ini orangtua dapat saja memberikan vitamin tambahan untuk anak karena jika anak susah makan tentu saja asupan vitamin yang di butuhkan oleh tubuh belum dapat terpenuhi dan vitamin tambahan dapat melengkapi nutrisi yang di butuhkan tubuh anak.
Perlukah anak konsumsi Vitamin TambahanKondisi lain dimana anak memerlukan vitamin tambahan adalah jika anak belum mempunyai pola makan yang teratur, anak terlalu aktif dan tidak di imbangi dengan pola makan yang teratur, anak yang terlau sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda karena di khawatirkan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak belum terpenuhi dengan seharusnya sehingga membuat anak harus mengonsumsi vitamin tambahan. Ada banyak jenis vitamin tambahan yang beredar di pasaran mulai dari sirup, jelly maupun tablet dengan aneka warna dan bentuk yang lucu-lucu, akan tetapi yang harus di perhatikan tentu saja kandungan nutrisi yang terdapat di dalam si vitamin tambahan  ini.
Diluar kondisi seperti di atas, pemberian vitamin tambahan kepada anak bisa saja di abaikan karena jika anak sudah memiliki pola makanan yang teratur dengan asupan nutrisi terkontrol tentu saja membuat anak kecukupan gizi dan nutrisi. Anak yang lincah dan sehat bukan berarti tidak memerlukan vitamin tambahan karena pada satu waktu tertentu si anak akan mengalami gangguan makan dan sakit dimana biasanya pada masa ini anak akan sulit untuk di suruh makan sehingga memerlukan bantuan asupan vitamin tambahan.
Sebaik-baiknya vitamin tambahan tentu lebih baik jika anak memenuhi nutrisi mereka melalui makanan harian seperti sayuran dan buah-buahan, vitamin tambahan diberikan pada kondisi tertentu saja. Apakah anak anda memerlukan vitamin tambahan?

sumber : artikelkesehatananak.com

Rayakan Valentine, Aralia School adakan Lomba Membuat Aksesoris

Bertepatan dengan hari valentine, sabtu (14/2) Aralia School kembali mengadakan lomba tingkat Playgroup hingga Sekolah Dasar (usia 2 – 7 tahun). Adapun lomba yang diadakan adalah membuat aksesories yaitu kalung, acara dimulai dari pukul 08.00 – 10.00 wib

Para peserta (orang tua dan anak) tampak antusias dan mempersiapkan perlengkapan yang digunakan dengan baik. Mereka dengan kompak menuangkan kreativitas dan idenya masing-masing dalam membuat aksesories tersebut,para pemenang lomba mendapatkan piala dan bingkisan yang menarik dari Aralia School.

Pada akhir lomba, tidak lupa Mrs.Lucia selaku kepala sekolah mengumumkan acara perlombaan selanjutnya dibulan Maret, Sabtu (14/3) dengan tema berbeda yaitu “Lomba membuat rumah boneka”  dan acara ini terbuka untuk umum: ujar beliau.

Anak - anak dengan antusias mengikuti lomba membuat aksesoris.







Kegiatan Lomba yang diadakan di Aralia School



Anak - anak dengan aksesoris yang berhasil mereka buat.








Foto bersama dengan para pemenang.






Pemberian Hadiah kepada pemenang.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews | Promo by Seputar Harapan Indah DOTcom